Dexamethasone on Cerebral Toxoplasmosis Study (De-TOX Study)

Tahapan Penelitian : Rekrut
Sponsor:
Mitra Pelaksana:
Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung
No Registry
Tanggal Input Registry : 24-08-2021

16-04-2021
Menilai efikasi klinis deksametason dalam mengurangi kematian pada pasien TS dengan HIV.
•Evaluasi keamanan dan tolerabilitas deksametason pada kasus TS. •Evaluasi efikasi deksametason terhadap perubahan kesadaran sebelum dan setelah pemberian obat studi. •Evaluasi efikasi deksametason terhadap respon neurologis. •Evaluasi efikasi deksametason terhadap fungsi kognitif. •Membandingkan respon neuro-radiologi sebelum dan setelah pemberian obat studi. •Mengumpulkan sampel darah dan CSF untuk penelitian diagnostik lebih lanjut pada TS.
 
Dexamethasone on Cerebral Toxoplasmosis Study (De-TOX Study)
Pemberian Tambahan Deksametason pada Pasien HIV Positif dengan Toksoplasmosis Serebral
Eksperimental
Deksametason 20 mg (4cc) dibandingkan dengan plasebo (4 cc larutan NaCl 0.9%) selama 7 hari sebagai tambahan terapi antiparasit dan atau antiretroviral untuk pasien HIV dengan toxoplasma serebral.
138
 

Inclusion Criteria:

1. Jenis kelamin pria ataupun wanita, dengan usia lebih besar sama dengan 18 tahun 2. Serologi HIV positif. 3. Memiliki gejala klinis yang cocok dengan suatu infeksi sistem saraf pusat disertai tanda tanda lesi desak ruang, seperti nyeri kepala, penurunan kesadaran, muntah, kejang, atau papil edema. 4. Pemeriksaan CT scan kepala dengan kontras menunjukkan adanya massa intrakranial. 5. Serologi IgG toxoplasma positif. 6. Pasien belum mendapatkan terapi deksametason lebih dari 3 hari. 7. Pasien bersedia berpartisipasi dalam studi.

Exclusion Criteria:

1. Ditegakkan diagnosis infeksi sistem saraf pusat lain selain toxoplasmosis serebral (TS). 2. Sudah mendapatkan terapi TS lebih dari 5 hari sebelumnya. 3. Pasien yang alergi atau terdapat kontraindikasi penggunaan deksametason. 4. Pasien diketahui hamil
 
057/UN6.KEP/EC/2021
NCT04341155
dr. Sofiati Dian, Sp.S(K)., Ph.D = 08122119519