Evaluasi Ekonomi Intervensi Koroner Perkutan pada Pasien Angina Pektoris Stabil dan Sindrom Koroner Akut di Indonesia

Tahapan Penelitian : Awal
Sponsor:
Mitra Pelaksana:
Agen PTK Universitas Padjadjaran dan PIC PTK Kementerian Kesehatan
No Registry
INA-FBT1T7P
Tanggal Input Registry : 09-12-2019

05-12-2019
1. Proporsi pemasangan stent dalam kategori appropriate, moderately appropriate, rarely appropriate dan undetermined. 2. Perhitungan biaya terkait pemasangan stent di masing-masing kategori 3. Estimasi penghematan biaya pelayanan kesehatan yang dapat dihemat serta beban kesehatan yang dapat dihindarkan jika seluruh pemasangan stent masuk ke dalam kategori appropriate.
1. Gambaran deskriptif karakteristik masing-masing variabel yang diteliti, digambarkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi atau grafik. 2. Proporsi dan probabilitas kejadian pasien yang mengalami outcome klinis yang tidak diinginkan (kematian, serangan jantung, sumbatan berulang) dalam periode satu tahun pasca pemasangan stent.
 
Evaluasi Ekonomi Intervensi Koroner Perkutan pada Pasien Angina Pektoris Stabil dan Sindrom Koroner Akut di Indonesia
Evaluasi Ekonomi Intervensi Koroner Perkutan pada Pasien Angina Pektoris Stabil dan Sindrom Koroner Akut di Indonesia
Observasional
Penelitian ini tidak melakukan intervensi kepada subjek.
506
 

Inclusion Criteria:

A. Sampel kohort retrospektif: pasien-pasien sindrom koroner akut dan angina pektoris stabil yang menjalani prosedur IKP dengan pemasangan stent primer B. Sampel pengukuran biaya dan kualitas hidup: 1) mereka yang pernah menjalani atau kontrol pasca pemasangan stent atau prosedur bypass, paling lama 1 tahun sebelum waktu wawancara, dan/atau 2) kontrol pasca AMI, 3) kontrol rutin untuk angina pektoris stabil

Exclusion Criteria:

A. Sampel kohort retrospektif: Pasien yang tidak mendapatkan pemasangan stent B. Sampel pengukuran biaya dan kualitas hidup: Pasien yang diduga mengalami penurunan fungsi kognitif
 
LB.02.02/VII/392/KEP.085/2019
luciana.siti
Lusiana Siti Masytoh